Peringatan hari lingkungan hidup sedunia - Word Environtment Day

Desa Wisata Tingkir Lor

31 October 2012 11:20 AM

Apakah hanya sebuah mimpi untuk memiliki Paris Van Salatiga?Tidak!

Paris van Salatiga?pernahkan kalianmendengarnya?Semua orang tahu kalau Kota Bandung terkenal dengan Paris Van Java-nya.Karena dengan perkembangan model pakaiannya yang pesat dan selau update.

Eiiitsss,,,tunggu dulu,Salatiga juga tidak mau kalah.Kota yang sejuk dan andap asor ini juga memiliki potensi seperti di kota bandung.Hanya saja saat ini belum dikembangkan secara maksimal.Tahukah kalian tentang Tingkir lor?Tingkir adalah salah satu desa di kota salatiga yang saat ini sedang di kembangkan menjadi desa wisata.Kalian pasti bertanya-tanya,Bagaimana bisa?apakah ada gunung salju di tingkir lor?danau ?laut?air terjun?kenapa bisa di sebut desa wisata?sabaaar dulu,penjelasan dibawah ini akan menjawab rasa penasaran kalian.chek this out…

Desa Tingkir lor merupakan desa kecil dan asri yang terletak di perbatasan Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang.Sekilas memang tidak ada yang istimewa dari desa ini.Hanya ada rumah-rumah penduduk,warung-warung kecil dan surau-surau. Sama sekali tidak ada yang menarik. tapi jangan salah sangka dulu,desa wisata tingkir lor memang bukan kawasan eco-tourism.Desa ini mendapat gelar”Desa Wisata” karena mayoritas penduduknya memiliki UMKM dalam bidang konveksi.Produksi merekapun dipasarkan ke beberapa daerah di Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Sumatera. Mereka memproduksi sarung bantal,taplak,seprei,celana kolor,babydoll,baju-baju batik dan masih banyak lagi. Selain itu disana juga ada UMKM pembuat sapu ijuk, tempe, gula kacang, krayon, tembikar dan lain-lain.

Pernahkah kalian jalan-jalan ke Pulau Bali?oleh-oleh apa yanmg kalian paling gemari untuk sanak famili dirumah?pasti celana pantai kan???.perlu kalian tahu,untuk mendapatkan celana itu kita tidak perlu jauh-jauh ke bali.Karena celan-celana yang di jajakan di sukowati dan pusat oleh-oleh disana kebanyakan dari pulau jawa,khususya Tingkir lor.keren kan???? model-model  celana,baby doll,baju santai,baju muslim,kebaya dari waktu ke waktu semakin di improvisasi dan di modifikasi oleh para pengrajinnya. Tak heran kalau produk mereka banyak menjadi tren di luar Pulau jawa.

Tingkir lor memang paris van Salatiga, tidak kalah deh sama Kota Bandung.Saat ini sudah mulai dikembangkan baju-baju,dress-dress yang modis dan stylist. Salah satunya di “Zensy Famous” yang terletak di kawasan Tingkir.

Tapi sayangnya,dalam mengembangkan desa wisata ini memiliki banyak sekali kendala.seperti yang dipaparkan oleh Lurah Tingkir Lor Bambang Setiaji SH.Beliau mengakui upaya pembangunan untuk menunjang pencanangan desa wisata masih belum jelas. Tidak ada sarana dan prasarana penunjang di daerah ini. Padahal, banyak potensi yang bisa dikembangkan sejalan dengan pencanangan konsep belanja dan piknik. Paling tidak, upaya menyediakan sarana prasarana yang ada di Tingkir Lor harus dibenahi, seperti jalan dan pasar. ”Sarana dan prasarana belum menunjang, salah satunya pembuatan gapura selamat datang yang hingga saat ini belum terealisasi,” kata Bambang.

Dra Dyah Puryati MSi pada waktu itu mengungkapkan, upaya Disparta mewujudkan desa wisata di tempat itu dan sekitarnya selalu gagal, karena di wilayah itu merupakan bagian dari konsep sawah lestari. Artinya, lahan persawahan di Tingkir Lor tidak dapat diubah untuk kepentingan lain, termasuk rencana dibentuknya kawasan wisata air.

”Kami selalu gagal ketika mengusulkan berbagai program penunjang kawasan desa wisata itu,” paparnya.

Saya sebagai generasi muda yang lahir di kota transit ini semakin terpacu untuk menjadikan tingkir lor sebagai Paris van salatiga.bagaimana dengan kalian??ayo maju bersama,nothing impossible.

Ayo Generasi muda,kita wujudkan itu semua!:)

 

Penulis Isnawati Hidayah – Mahasiswi  Universitas Negeri Malang

 

 

 

 

 

Desa Wisata Tingkir Lor

Apakah hanya sebuah mimpi untuk memiliki Paris Van Salatiga?Tidak!

Paris van Salatiga?pernahkan kalianmendengarnya?Semua orang tahu kalau Kota Bandung terkenal dengan Paris Van Java-nya.Karena dengan perkembangan model pakaiannya yang pesat dan selau update.

Eiiitsss,,,tunggu dulu,Salatiga juga tidak mau kalah.Kota yang sejuk dan andap asor ini juga memiliki potensi seperti di kota bandung.Hanya saja saat ini belum dikembangkan secara maksimal.Tahukah kalian tentang Tingkir lor?Tingkir adalah salah satu desa di kota salatiga yang saat ini sedang di kembangkan menjadi desa wisata.Kalian pasti bertanya-tanya,Bagaimana bisa?apakah ada gunung salju di tingkir lor?danau ?laut?air terjun?kenapa bisa di sebut desa wisata?sabaaar dulu,penjelasan dibawah ini akan menjawab rasa penasaran kalian.chek this out…

Desa Tingkir lor merupakan desa kecil dan asri yang terletak di perbatasan Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang.Sekilas memang tidak ada yang istimewa dari desa ini.Hanya ada rumah-rumah penduduk,warung-warung kecil dan surau-surau.Sama sekali tidak ada yang menarik.tapi jangan salah sangka dulu,desa wisata tingkir lor memang bukan kawasan eco-tourism.Desa ini mendapat gelar”Desa Wisata” karena mayoritas penduduknya memiliki UMKM dalam bidang konveksi.Produksi merekapun dipasarkan ke beberapa daerah di Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Sumatera.Mereka memproduksi sarung bantal,taplak,seprei,celana kolor,babydoll,baju-baju batik dan masih banyak lagi. Selain itu disana juga ada UMKM pembuat sapu ijuk,tempe,gula kacang,krayon,tembikar dan lain-lain.

Pernahkah kalian jalan-jalan ke Pulau Bali?oleh-oleh apa yanmg kalian paling gemari untuk sanak famili dirumah?pasti celana pantai kan???.perlu kalian tahu,untuk mendapatkan celana itu kita tidak perlu jauh-jauh ke bali.Karena celan-celana yang di jajakan di sukowati dan pusat oleh-oleh disana kebanyakan dari pulau jaawa,khususya Tingkir lor.keren kaan????model-model  celana,baby doll,baju santai,baju muslim,kebaya dari waktu ke waktu semakin di improvisasi dan di modifikasi oleh para pengrajinnya.Tak heran kalau produk mereka banyak menjadi tren di luar Pulau jawa.

Tingkir lor memang paris van Salatiga,tidak kalah deh sama Kota Bandung.Saat ini sudah mulai dikembangkan baju-baju,dress-dress yang modis dan stylist.Salah satunya di “Zensy Famous” yang terletak di kawasan Tingkir.

Tapi sayangnya,dalam mengembangkan desa wisata ini memiliki banyak sekali kendala.seperti yang dipaparkan oleh Lurah Tingkir Lor Bambang Setiaji SH.Beliau mengakui upaya pembangunan untuk menunjang pencanangan desa wisata masih belum jelas. Tidak ada sarana dan prasarana penunjang di daerah ini. Padahal, banyak potensi yang bisa dikembangkan sejalan dengan pencanangan konsep belanja dan piknik. Paling tidak, upaya menyediakan sarana prasarana yang ada di Tingkir Lor harus dibenahi, seperti jalan dan pasar. ”Sarana dan prasarana belum menunjang, salah satunya pembuatan gapura selamat datang yang hingga saat ini belum terealisasi,” kata Bambang.

Dra Dyah Puryati MSi pada waktu itu mengungkapkan, upaya Disparta mewujudkan desa wisata di tempat itu dan sekitarnya selalu gagal, karena di wilayah itu merupakan bagian dari konsep sawah lestari. Artinya, lahan persawahan di Tingkir Lor tidak dapat diubah untuk kepentingan lain, termasuk rencana dibentuknya kawasan wisata air.

”Kami selalu gagal ketika mengusulkan berbagai program penunjang kawasan desa wisata itu,” paparnya.

Saya sebagai generasi muda yang lahir di kota transit ini semakin terpacu untuk menjadikan tingkir lor sebagai Paris van salatiga.bagaimana dengan kalian??ayo maju bersama,nothing impossible.

Ayo Generasi muda,kita wujudkan itu semua!:)

 

Kontributor

Isnawati Hidayah

Mahasiswi  Universitas Negeri Malang

 

 

 

 

 

 

Artikel terkait :

  1. Drum Blek “Laskar Patimura” Salatiga
  2. Wisata Sejarah Bangunan Tua di kota Salatiga
  3. Kopeng Treetop – New Sensation Nature’s Adventures
  4. Usaha Turun – Temurun “Karak Pak Kardi”
  5. Aksi Demonstrasi Siswa SMA N 2 SALATIGA
comments powered by Disqus
Live Cam Girls Live Boys Tribune Theme